Video Conference On-Premise: Alternatif Zoom untuk Rapat Rahasia

Untuk rapat biasa, layanan publik sudah cukup. Untuk rapat yang isinya rahasia atau tunduk pada aturan data, menjalankan sendiri bisa lebih masuk akal.

Video Conference On-Premise: Alternatif Zoom untuk Rapat Rahasia

Video conference on-premise berarti server yang memproses panggilan berada di lingkungan Anda sendiri, bukan di penyedia luar. Data rapat, rekaman, dan catatan tidak meninggalkan jaringan Anda kecuali Anda mengizinkannya.

Kapan on-premise masuk akal?

  • Rapat membahas strategi, tender, perkara hukum, atau data yang diatur regulasi.
  • Instansi mewajibkan data tetap di dalam negeri atau di infrastruktur sendiri.
  • Kantor sering rapat internal antar gedung dengan jaringan yang baik, sehingga lalu lintas tidak perlu lewat internet.
  • Perlu integrasi dengan sistem internal seperti login terpusat dan jadwal.

Perangkat lunak apa yang tersedia?

Ada beberapa platform sumber terbuka yang bisa dijalankan sendiri, misalnya Jitsi Meet dan BigBlueButton, serta produk komersial yang menawarkan pemasangan di server sendiri. Jitsi cocok untuk rapat cepat dan fleksibel; BigBlueButton lebih berorientasi kelas dan webinar dengan papan tulis dan pencatatan. Uji dengan skenario rapat Anda sendiri sebelum memilih.

Kebutuhan jaringan dan server

  • Bandwidth: rapat video HD biasanya membutuhkan sekitar satu sampai beberapa Mbps per peserta, dan lebih untuk berbagi layar. Hitung dari jumlah peserta serentak.
  • Server: kebutuhan CPU naik seiring jumlah peserta dan fitur seperti rekaman. Mulai dari perkiraan beban, lalu uji.
  • Akses dari luar kantor: peserta di rumah atau di lapangan perlu alamat publik, sertifikat HTTPS, dan server relay (TURN) agar tersambung di balik firewall.
  • Penyimpanan rekaman: tetapkan kebijakan siapa boleh merekam dan berapa lama disimpan.

Perangkat ruang rapat

Kualitas rapat banyak ditentukan perangkat di ruangan: kamera yang menjangkau semua peserta, mikrofon atau speakerphone yang menangkap suara dengan jelas, dan layar yang cukup besar. Ruang besar sering gagal karena audio, bukan karena perangkat lunak.

Apa yang harus diterima dibanding layanan publik?

  • Anda yang merawat server, memperbarui, dan mengamankan.
  • Fitur dan kenyamanan bisa lebih sederhana daripada layanan besar, misalnya integrasi kalender atau latar virtual.
  • Kapasitas terbatas oleh server Anda; rapat sangat besar perlu perencanaan.
  • Sebagai gantinya: kontrol data, tanpa biaya langganan per pengguna, dan kebebasan menyesuaikan.

Pendekatan campuran

Banyak organisasi memakai keduanya: layanan publik untuk rapat dengan pihak luar, on-premise untuk rapat internal rahasia. Yang penting ada aturan jelas rapat jenis apa memakai yang mana. Pertimbangan serupa untuk AI ada di ChatGPT untuk perusahaan.

Sentra membantu memasang dan merawat sistem rapat on-premise. Lihat produk meeting, pengadaan perangkat IT, dan solusi pemerintahan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah video conference on-premise lebih murah?

Tidak selalu. Anda menghemat langganan per pengguna, tetapi menanggung server, perawatan, dan waktu tim IT. Hitung total biaya kepemilikan untuk beberapa tahun.

Berapa peserta yang bisa ditampung?

Tergantung server, bandwidth, dan perangkat lunak. Uji beban sebelum rapat besar, jangan hanya mengandalkan angka dari brosur.

Apakah peserta dari luar kantor bisa bergabung?

Bisa, bila server dapat diakses dari internet dengan aman dan ada server relay. Tanpa itu, peserta di balik firewall ketat sering gagal tersambung.

Apakah rekaman rapat aman?

Aman bila penyimpanan, akses, dan retensinya diatur. Rekaman tetap berisi data sensitif, jadi batasi siapa yang bisa mengunduhnya.

Punya kondisi serupa di organisasi Anda?

Ceritakan prosesnya. Kami bantu memetakan pendekatan yang paling proporsional.

Diskusi via WhatsApp →
Chat WhatsApp